Mengenal ARRAY

Hallo! Kalian tau gak sih apa itu ARRAY?

 Selama ini bentuk variabel yang kita buat untuk menyimpan suatu value atau nilai
adalah berbentuk tunggal. Maksudnya, satu variabel hanya bisa untuk menyimpan sebuah value saja. 

Misalkan sebuah value telah disimpan atau diassign ke dalam sebuah variabel, selanjutnya variabel tersebut akan diassign kembali dengan sebuah value yang lain, maka value yang sebelumnya akan ditimpa oleh value yang baru.


Misalkan suatu variabel bernama X bertipe data array, maka X ini dapat Anda bayangkan seperti gambar berikut


tempsnip 


Variabel X seperti memiliki beberapa ruang dan terdapat nomor ruangan dari 0,1,2,3,…,N-1. Dalam ruangan inilah kita bisa mengassign beberapa value sekaligus. Ingat ya untuk PHP, nomor ruang array dimulai dari 0, bukan 1.

Untuk mendeklarasikan suatu variabel (misal: $x) bertipe data array adalah $x = array(); . Variabel bertipe data array ini dapat diassign dengan berbagai tipe data loh misalnya ruang 1 diisi dengan value berupa bilangan bulat (integer), ruang 2 diisi dengan string dsb.


Nah, sekarang apa kalian udah tau apa itu ARRAY?
Kalau belum, yuk tunggu di blog selanjutnya, kita akan membahas mengenai ARRAY!

See you!

Teknik Modularitas

Hello Everyone!
Pada kesempatan kali ini, kita akan berkenalan dan membahas mengenai Teknik Modularitas.
Nah, apa sih maksud dari Teknik Modularitas itu sendiri?

Konsep modularitas dalam programming diperlukan untuk mempermudah dalam
pengorganisasian script/program. 

Adapun prinsip dari konsep ini adalah meletakkan beberapa perintah yang menjalankan suatu tugas khusus ke dalam modul atau file script tersendiri. 

Setiap kali modul tersebut dibutuhkan, kita hanya menyisipkan modul tersebut ke dalam script yang sedang dibuat dengan cara memanggilnya.

Adapun cara memanggil modul dengan menggunakan perintah include "namafilemodul";

Statement WHILE

Hello Everyone!
Apa kalian tau kita akan membahas apa kali ini?
.
.
Hayoo tebak!
.
.
Jadi, kita akan membahas mengenai Statement WHILE!
Apa sih WHILE itu?

Seperti halnya FOR, Statement WHILE ini juga dapat digunakan untuk menyatakan perulangan yang telah diketahui jumlah perulangan tersebut harus dilakukan. Namun, tidak hanya itu, WHILE juga dapat digunakan untuk menyatakan perulangan jika jumlah perulangannya tidak diketahui.

Dari pernyataan di atas, dapat kita simpulkan bahwa setiap bentuk perulangan FOR pasti dapat juga dinyatakan ke dalam bentuk WHILE. Namun… tidak berlaku kebalikannya, bahwa tidak semua bentuk WHILE dapat dinyatakan ke dalam FOR.


 while (syarat)
{
// bagian yang diulang
}



Contoh: Script berikut ini akan menampilkan bilangan 1 s/d 3
<?php
$bil = 1;
while ($bil <= 3)
{
echo $bil. "<br />"; 

 $bil++;

}
?>


Nah coba yuk mengerjakan contoh soal.

1.Menampilkan dan membandingkan hasil penjumlahan bilangan dari angka 2 sampai 50.

<?php

$jumlah = 0;
$bil = 2;
while ($bil <= 50)
{

$bil++;
$jumlah = $jumlah + $bil;

}
echo "Hasilnya adalah ".$jumlah;

?>



Hasil yang ditampilkan

while 4
Lalu, dibandingkan dengan


<?php

$jumlah = 0; $bil=2;
while ($bil <=50) { $jumlah = $jumlah + $bil; $bil++;}
echo "Hasilnya adalah ".$jumlah;
?


Hasil yang ditampilkan 












Apabila kita menggunakan rumus yang tertera didalam program maka hasil yang sesuai adalah yang program bawah yaitu step setelah bagian yang diulang, hal ini adalah bagian sederhana namun penting, karena alur yang seharusnya adalah input akan masuk kedalam while dan masuk ke rumus sehingga setelah di proses maka barulah step akan bekerja yaitu mengulang kembali prosesnya.

2. Menampilkan lagu anak ayam


<?php
$bil=10;
echo"Anak Ayam Turun $bil<br>";
while($bil>=1)
{
$bil1=$bil-1;
if($bil==0)
{
$bil1="induknya";
}

echo"Anak Ayam Turun $bil, mati satu tinggal $bil1 <bnr>";
$bil--;

}
?>
 

Hasil yang ditampilkan

 


3. Menampilkan hasil perhitungan saldo terakhir di Bank


<form method="POST" action="">
Masukkan saldo anda <input type="text" name="saldo"><br>
Jumlah bulan <input type ="text" name="bulan"><br>
<input type="submit" value="Submit">
<input type="reset" value="Reset">

</form>
<?php
$saldo = $_POST[saldo];
$bulan = $_POST[bulan];
$i=1;
if ($saldo<1100000)
{
while($i<=$bulan)
{
$saldo = $saldo-9000+($saldo*0.03);
$i++;
}
echo $saldo;
}
else
{
while($i<=$bulan)
{
$saldo = $saldo-9000+($saldo*0.04);
$i++;
}
echo $saldo;

}

?>
</body>
</html>


Hasil yang ditampilkan


while 9

while 10

4. Menampilkan daftar perkalian sesuai dengan banyaknya data yang diinputkan


<?php
$i=1;

while ($i<=10)
{
$j=1;
while ($j<=10)
{
$k=$i*$j;
echo "$i x $j = $k <br>";
$j++;

}
$i++;
}
?>


Hasil yang diinputkan




5. Menampilkan formasi bintang yang bertambah


<html>
<head>
<title>Tugas 5 While</title>
</head>
<body>
<h1>MENAMPILKAN FORMASI BINTANG</h1>
<form method="POST" action="">
Masukkan banyaknya baris bintang <input type="text" name="bil1"/><br/>
<input type="submit" name= "Submit" value="Submit"/><br/>
</form>
HASIL OPERASI PERKALIAN :<br/>
<?php
$n=$_POST[bil1];
$a=1;
while($a<=$n)
{

$b=1;
while($b<=$a)
{
echo"*";
$b++;
}
echo"</br>";
$a++;
}
?>
</body>
<html>


Hasil yang ditampilkan


whiletu5.png


6. Operasi 3 variable (penjumlahan)




Hasil yang ditampilkan




7. Formasi Bintang #2




Hasil yang ditampilkan




8. Formasi Bintang #3





Hasil yang ditampilkan:





















Pengenalan Statement WHILE

Halo teman-teman!
Kali ini, kita mencoba untuk berkenalan dengan perulangan WHILE. 

Gimana sih statement WHILE itu?
 
Seperti halnya FOR, statement WHILE ini juga dapat digunakan untuk menyatakan perulangan yang telah diketahui jumlah perulangan tersebut harus dilakukan.
Tidak hanya itu, WHILE juga dapat digunakan untuk menyatakan perulangan jika jumlah perulangannya tidak diketahui. 

Bentuk umum statement WHILE adalah:

while (syarat)

{

  //bagian yang diulang

}

Nah, itu dia sekilas tentang perulangan WHILE.
untuk lebih lanjut nya, simak artikel selanjutnya yaa!
Sampai jumpa di artikel selanjutnya. See you!

Statement FOR

Haloo teman-teman!
Kali ini kita akan membahas tentang statement FOR.

Statement FOR merupakan salah satu statement yang dapat digunakan untuk
menyatakan proses yang diulang-ulang atau looping.


Tentu kita tahu, bahwa suatu saat looping itu harus berhenti karena tidak mungkin tidak pernah berhenti, berdasarkan hal tersebut, terdapat 2 kondisi yang dapat menghentikan looping tersebut. 


 Kedua bentuk looping berdasarkan kapan berhentinya di atas diadopsi ke dalam konsep pemrograman. Dalam pemrograman, khususnya PHP, nantinya juga akan dijumpai bentuk-bentuk perulangan tersebut.

Untuk menyatakan looping yang telah diketahui jumlah perulangannya, kita bisa
menggunakan statement FOR atau WHILE.
Sedangkan bila perulangannya tidak diketahui jumlah perulangannya atau hanya diketahui kondisi kapan dia harus berakhir maka bisa digunakan WHILE.


 Sintaks statement FOR adalah sebagai berikut:

for (variabel = nilaiawal; variabel operatorlogika nilaiakhir; increment)
{
Proses yang diulang
}



Sekarang coba yuk simak penerapan dari statement for, dan pahami ya.

 1.  Tentu Anda mengenal syair lagu anak-anak berikut ini:
Anak ayam turun 10
Anak ayam turun 10, mati satu tinggal 9
Anak ayam turun 9, mati satu tinggal 8
Anak ayam turun 8, mati satu tinggal 7
Anak ayam turun 7, mati satu tinggal 6
Anak ayam turun 6, mati satu tinggal 5
Anak ayam turun 5, mati satu tinggal 4
Anak ayam turun 4, mati satu tinggal 3
Anak ayam turun 3, mati satu tinggal 2
Anak ayam turun 2, mati satu tinggal 1
Anak ayam turun 1, mati satu tinggal induknya
Nah.. coba buatlah script PHP untuk mengenerate syair lagu anak ayam tersebut
untuk jumlah anak ayam mula-mula adalah N. Buatlah form untuk memasukkan sembarang nilai N ini, setelah itu tekan SUBMIT. Selanjutnya akan muncul baris syair seperti di atas.


Contoh di atas hanyalah untuk N = 10.


Program:

<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Ayam = </td>
<td><input type="text" name="jum"></td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>
<?php
$jum=$_POST['jum'];
echo "Anak ayam turun $jum<br>";
$b=$jum;
for ($a=1;$a<=$b;$a++)
{
echo "Anak ayam turun $jum,";
$jum=$jum-1;
if($jum!=0)
echo "mati satu tinggal $jum<br>";
else
echo "mati satu tinggal induknya<br>";
}
?>

 Hasil yang ditampilkan:





2. Pada soal ini yaitu untuk menampilkan saldo akhir setelah jangka waktu yang telah ditentukan, selain itu juga terdapat perubahan bunga disaat saldo mencapai nilai tertentu. 
Untuk saldo awal 1.000.000 terdapat bunga sebesar 3% dan untuk saldo diatas 1.100.000 besarnya bunga akan menjadi 4% dan dikenai biaya administrasi setiap bulannya 9.000

Program:

<form method="POST" actions="">
<table>
<tr><td>Saldo Awal =</td><td><input type="text" name="salawal"></td></tr>
<tr><td>Lama Bulan =</td><td><input type="text" name="bulan"></td></tr>
</table>
<input type="submit" value="kirim">
</form>

<?php

echo "Saldo Awal= Rp.$_POST[salawal]<br>";
echo "Lama Bulan=$_POST[bulan]<br>";
$saldo=$_POST['salawal'];
$bulan=$_POST['bulan'];
for($a=1;$a<=$bulan;$a++)
{
if($saldo<=1100000)
{
$bunga=0.03;
$saldo=$saldo*$bunga+$saldo-9000;
}

else
{
$bunga=0.04;
$saldo=$saldo*$bunga+$saldo-9000;
}
}
echo "Saldo Akhir = Rp.$saldo";
?>

 Hasil yang ditampilkan:





3. Pada penerapan ini, pada script ini kita akan menampilkan perkalian mulai dari 1 sampai 10. Dimana untuk menampilkan perkalian ini kita menggunakan dua for yang mana dapat disebut juga dengan nested FOR 2 tingkat, untuk for pertama untuk menentukan angka yang dikalikan dan for kedua nilai pengali sekaligus untuk menampilkan hasil perkaliannya.

Program:

<?php
for($a=1;$a<=10;$a++)
{
for($b=1;$b<=10;$b++)
{
$jum=$a*$b;
echo "<table>";
echo "<tr><td>$a x $b</td><td>=$jum<br></td></tr>";
}
}
echo "</table>";
?>

Hasil yang ditampilkan:





 4.  Pada script berikut ini yaitu untuk menampilkan bintang yang jumlah baris dan banyaknya bintang setiap barisnya sesuai yang dimasukkan pada form.
Hal ini dilakukan dengan menggunakan nested for 2 tingkat dimana for pertama untuk menentukan jumlah baris dan for kedua untuk menentukan banyaknya bintang setiap barisnya.

 Program:

<form method="POST" actions="">
<table>
<tr><td>Jumlah Bintang=</td><td><input type="text" name="jum"></td></tr>
</table>
<input type="submit" value="kirim">
</form>

<?php

for($a=1;$a<=$_POST['jum'];$a++)
{
for($b=1;$b<=$a;$b++)
{
echo "*";
}
echo "<br>";
}
echo "</table>";
?>

 Hasil yang ditampilkan:





 5.  Pada soal ini yaitu menampilkan semua pasangan x, y dan z untuk memenuhi persamaan  x+y+z=25, dengan x, y dan z merupakan bilangan asli. Selain itu, juga menampilkan banyaknya pasangan x,y, dan z. Dalam menyelesaikan soal ini dilakukan dengan menggunakan nested for 3 tingkat dan juga menggunakan if untuk mengecek apakah nilai dari hasi penjumlahan adalah 25. Jika 25 akan ditampilkan dan jika bukan 25 tidak akan ditampilkan.

 Program:

<?php
for($a=1;$a<=23;$a++)
{
for($b=1;$b<=23;$b++)
{
for($c=1;$c<=23;$c++)
{
$ha=$a+$b+$c;
if($ha==25)
{
echo "$a+$b+$c = 25<br>";
}
}
}
}
?>

 Hasil yang ditampilkan:





 Nah! Begitu beberapa contoh soal dalam penerapan statement FOR. Semoga bermanfaat untuk kita semuaaa.

 

Statement SWITCH #2

Assalamualaikum teman-teman!
Terima kasih sudah membuka artikel ini, yuk coba kita simak tentang statement switch berikut ini.

SWITCH termasuk statement yang dapat dipergunakan untuk menyatakan suatu pertanyaan kondisional atau bersyarat seperti halnya IF.

Adapun sintaks secara umum statement SWITCH dalam PHP adalah sebagai berikut:

switch (var)
{
case value1 : statement A
.
. break;
case value2 : statement B
.
. break;
case value3 : statement C
.
. break;
.
.
default
: statement D
.
.
}





SWITCH tidak bisa digunakan untuk kondisional yang di dalamnya terdapat
proses
perbandingan seperti ‘lebih besar dari’, ‘lebih kecil dari’, ‘lebih kecil atau sama dengan’,
‘lebih besar atau sama dengan’ dan ‘tidak sama dengan’. Melihat hal ini memang penggunaan statement IF untuk menyatakan kondisional lebih fleksibel daripada SWITCH.

Tapi, bukan berarti SWITCH tidak lebih efektif dari IF.



Supaya lebih mengerti, coba yuk pahami contoh soal dan program nya berikut ini!

1.  Misalkan diberikan script berikut ini
<?php
$bil = 10;
switch ($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
           break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
           break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
default : echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;

}



?>


Dengan tanpa menjalankan script di browser, coba tebak kira-kira apa outputnya
hayoo?? Bila sudah, coba bandingkan hasilnya bila dijalankan di browser. Selanjutnya simpulkan!



Program:


<?php
$bil = 10;
switch ($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
default: echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;

}

?>


 Pada penerapan ini, bisa kita lihat ketika kita memasukkan input seperti pada sript atau program, maka output yang dihasilkan adalah menjalankan echo bilangan sama dengan 10, echo bilangan sama dengan 12, dan echo bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10, dan 12. Dimana seharusnya statement atau perintah yang berjalan seharusnya sama dengan 10, hal itu terjadi karena tidak terdapat break pada case 10 dan case yang lain. Karena break merupakan pemisah dari case yang satu dengan case yang lain.

dan Hasil yang ditampilkan adalah:

 


2. Di latihan sebelumnya, soal tentang gaji karyawan pernah kita bahas loh. nah tapi kali ini kita mengganti sedikit program nya dengan statement SWITCH.
Dalam script ini kita hanya mengganti if elsenya dengan case menggunakan syarat yang sama, perlu diingat untuk menambahkan switch diatas case.

Program:

<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Jam Kerja = </td><td><input type="text" name="jam"></td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>

<?php
$jam=$_POST['jam'];
switch($jam)
{
case (<=48):
$gaji=2000*$jam;
echo "Jam Kerja Anda \t= $jam jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
default:
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=2000*$jam;
$gaji2=3000*($lembur); //3000 = gaji lembur
$gaji=$gaji1+$gaji2;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
}
?>

Hasil yang ditampilkan:

 


3.  Pada contoh ini, kita mengingat kembali pada latihan sebelumnya dengan menambahkan pilihan untuk menentukan golongan saja. Hanya saja untuk pilihan golongan diubah dengan menggunakan switch dan untuk form pilihan nya menggunakan radiobutton. 

Program:

<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Jam Kerja = </td><td><input type="text" name="jam"></td></tr>
<tr><td>Golongan Kerja = </td><td>
<input type="radio" name="gol" value="A">A
<input type="radio" name="gol" value="B">B
<input type="radio" name="gol" value="C">C
<input type="radio" name="gol" value="D">D
</td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>

<?php
$jam=$_POST['jam'];
//Gaji Golongan
switch($_POST['gol'])
{
case 'A': $gol=4000; break;
case 'B': $gol=5000; break;
case 'C': $gol=6000; break;

case 'D': $gol=7000; break;
default:$gol=0; break;
}
switch($jam)
{
case ($jam<=48):
$gaji=$gol*$jam;
echo "Jam Kerja Anda \t= $jam jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
default:
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=$gol*$jam;
$gaji2=3000*($lembur); //3000 = gaji lembur
$gaji=$gaji1+$gaji2;

echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
}
?>


Hasilnya yang ditampilkan:




4. Untuk mengetahui berapa jumlah hari pada bulan saat ini dengan menggunakan switch.
Jadi di dalam case pada bulan itu diberikan echo untuk menuliskan berapa jumlah hari pada bulan itu.
Contoh nya yaitu bulan Maret.

Program:

<?php
$bln=date("M");
switch($bln)
{
case "Jan":
echo "Januari<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Feb":
echo "Febuari<br>";
echo "Jumlah Hari:28";
break;
case "Mar":
echo "Maret<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Apr":
echo "April<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "May":
echo "Mei<br>";

echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Jun":
echo "Juni<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "Jul":
echo "Juli<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Aug":
echo "Agustus<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Sep":
echo "September<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;

case "Oct":
echo "Oktober<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Nov":
echo "November<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "Dec":
echo "Desember<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
}
?>

 Hasil yang ditampilkan:







5. Pada penerapan ini, pertama kita membuat form untuk memilih luasan bangundatar apa yang ingin kita hitung. Lalu form itu akan menjalankan program lain yang dimana terdapat form untuk memasukkan ukuran dari bangun datar tersebut. Didalam program itu terdapat switch yang dimana akan memtukan rumus apa yang akan digunakan. 

Program1:
 
<form method="POST" action="Menghitung.php">
<table>
<tr>
<td><input type="radio" name="pil" value="1">Bujur Sangkar</td>
<td><input type="radio" name="pil" value="2">Persegi Panjang</td>
</tr>
<tr>
<td><input type="radio" name="pil" value="3">Lingkaran</td>
<td><input type="radio" name="pil" value="4">Segitiga</td>
</tr>
</table>

<input type="submit" value="Pilih">
</form>

Program2:

 
<?php
$pil=$_POST['pil'];
echo "<form method='POST' action=''>";
echo "<table>";
echo "<tr>";
echo "<td>Bilangan 1</td>";
echo "<td>=<input type='text' name='b1'></td>";
echo "</tr>";
echo "<tr>";
echo "<td>Bilangan 2</td>";
echo "<td>=<input type='text' name='b2'></td>";
echo "</tr>";
echo "</table>";
echo "<input type='hidden' name='pil2' value='$pil'></td>";
echo "<input type='submit' value='Pilih'>";
echo "</form>";
$pil2=$_POST['pil2'];
$pil1=$pil2;
$b1=$_POST['b1'];
$b2=$_POST['b2'];
switch($pil2)
{
case 1: //bujur sangkar
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Tinggi<br>";
$jum=$b1*$b2;
echo "Panjang = $b1<br>";

echo "Tinggi = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 2: //Persegi Panjang
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Lebar<br>";
$jum=$b1*$b2;
echo "Panjang = $b1<br>";
echo "Lebar = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 3: //Lingkaran
echo "Bilangan 1 = Jari-jari<br>";
echo "Bilangan 2 = -<br>";
$jum=pow($b1,

echo "Jari-jari = $b1<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 4: //Segitiga
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Tinggi<br>";
$jum=$b1*$b2/2;
echo "Panjang = $b1<br>";
echo "Tinggi = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
default:
//echo "Belum Memasukan Pilihan";
break;
}
?>

<form method="POST" action="Combo_box.php">

<input type="submit" value="Kembali">

</form>









Bagaimana teman-teman?
Semoga bermanfaat yaaa untuk kita semua!
Wassalamualaikum

Pembacaan database MySQL dengan PHP

Pada script php kita dapat melihat database pada MySQL dengan menggunakan beberapa statement untuk melakukannya. Dengan begini kita dapat ...