Assalamualaikum teman-teman!
Terima kasih sudah membuka artikel ini, yuk coba kita simak tentang statement switch berikut ini.
SWITCH termasuk statement yang dapat dipergunakan untuk menyatakan suatu pertanyaan kondisional atau bersyarat seperti halnya IF.
Adapun sintaks secara umum statement SWITCH dalam PHP adalah sebagai berikut:
switch (var)
{
case value1 : statement A
.
. break;
case value2 : statement B
.
. break;
case value3 : statement C
.
. break;
.
.
default
: statement D
.
.
}
SWITCH tidak bisa digunakan untuk kondisional yang di dalamnya terdapat
proses
perbandingan seperti ‘lebih besar dari’, ‘lebih kecil dari’, ‘lebih kecil atau sama dengan’,
‘lebih besar atau sama dengan’ dan ‘tidak sama dengan’. Melihat hal ini memang penggunaan statement IF untuk menyatakan kondisional lebih fleksibel daripada SWITCH.
Tapi, bukan berarti SWITCH tidak lebih efektif dari IF.
Supaya lebih mengerti, coba yuk pahami contoh soal dan program nya berikut ini!
1. Misalkan diberikan script berikut ini
<?php
$bil = 10;
switch ($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
default : echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;
}
?>
Dengan tanpa menjalankan script di browser, coba tebak kira-kira apa outputnya
hayoo?? Bila sudah, coba bandingkan hasilnya bila dijalankan di browser. Selanjutnya simpulkan!
Program:
Pada penerapan ini, bisa kita lihat ketika kita memasukkan input seperti pada sript atau program, maka output yang dihasilkan adalah menjalankan echo bilangan sama dengan 10, echo bilangan sama dengan 12, dan echo bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10, dan 12. Dimana seharusnya statement atau perintah yang berjalan seharusnya sama dengan 10, hal itu terjadi karena tidak terdapat break pada case 10 dan case yang lain. Karena break merupakan pemisah dari case yang satu dengan case yang lain.
dan Hasil yang ditampilkan adalah:
2. Di latihan sebelumnya, soal tentang gaji karyawan pernah kita bahas loh. nah tapi kali ini kita mengganti sedikit program nya dengan statement SWITCH.
Dalam script ini kita hanya mengganti if elsenya dengan case menggunakan syarat yang sama, perlu diingat untuk menambahkan switch diatas case.
Program:
Hasil yang ditampilkan:
3. Pada contoh ini, kita mengingat kembali pada latihan sebelumnya dengan menambahkan pilihan untuk menentukan golongan saja. Hanya saja untuk pilihan golongan diubah dengan menggunakan switch dan untuk form pilihan nya menggunakan radiobutton.
Program:
Hasilnya yang ditampilkan:
4. Untuk mengetahui berapa jumlah hari pada bulan saat ini dengan menggunakan switch.
Jadi di dalam case pada bulan itu diberikan echo untuk menuliskan berapa jumlah hari pada bulan itu.
Contoh nya yaitu bulan Maret.
Program:
Hasil yang ditampilkan:

5. Pada penerapan ini, pertama kita membuat form untuk memilih luasan bangundatar apa yang ingin kita hitung. Lalu form itu akan menjalankan program lain yang dimana terdapat form untuk memasukkan ukuran dari bangun datar tersebut. Didalam program itu terdapat switch yang dimana akan memtukan rumus apa yang akan digunakan.
Program1:
Program2:


Bagaimana teman-teman?
Semoga bermanfaat yaaa untuk kita semua!
Wassalamualaikum
Terima kasih sudah membuka artikel ini, yuk coba kita simak tentang statement switch berikut ini.
SWITCH termasuk statement yang dapat dipergunakan untuk menyatakan suatu pertanyaan kondisional atau bersyarat seperti halnya IF.
Adapun sintaks secara umum statement SWITCH dalam PHP adalah sebagai berikut:
switch (var)
{
case value1 : statement A
.
. break;
case value2 : statement B
.
. break;
case value3 : statement C
.
. break;
.
.
default
: statement D
.
.
}
SWITCH tidak bisa digunakan untuk kondisional yang di dalamnya terdapat
proses
perbandingan seperti ‘lebih besar dari’, ‘lebih kecil dari’, ‘lebih kecil atau sama dengan’,
‘lebih besar atau sama dengan’ dan ‘tidak sama dengan’. Melihat hal ini memang penggunaan statement IF untuk menyatakan kondisional lebih fleksibel daripada SWITCH.
Tapi, bukan berarti SWITCH tidak lebih efektif dari IF.
Supaya lebih mengerti, coba yuk pahami contoh soal dan program nya berikut ini!
1. Misalkan diberikan script berikut ini
<?php
$bil = 10;
switch ($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
default : echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;
}
?>
Dengan tanpa menjalankan script di browser, coba tebak kira-kira apa outputnya
hayoo?? Bila sudah, coba bandingkan hasilnya bila dijalankan di browser. Selanjutnya simpulkan!
Program:
<?php
$bil = 10;
switch ($bil)
{
case 5 : echo "Bilangan sama dengan 5 <br />";
break;
case 8 : echo "Bilangan sama dengan 8 <br />";
break;
case 10 : echo "Bilangan sama dengan 10 <br />";
case 12 : echo "Bilangan sama dengan 12 <br />";
default: echo "Bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10 dan 12 <br />";
break;
}
?>
Pada penerapan ini, bisa kita lihat ketika kita memasukkan input seperti pada sript atau program, maka output yang dihasilkan adalah menjalankan echo bilangan sama dengan 10, echo bilangan sama dengan 12, dan echo bilangan tidak sama dengan 5, 8, 10, dan 12. Dimana seharusnya statement atau perintah yang berjalan seharusnya sama dengan 10, hal itu terjadi karena tidak terdapat break pada case 10 dan case yang lain. Karena break merupakan pemisah dari case yang satu dengan case yang lain.
dan Hasil yang ditampilkan adalah:
2. Di latihan sebelumnya, soal tentang gaji karyawan pernah kita bahas loh. nah tapi kali ini kita mengganti sedikit program nya dengan statement SWITCH.
Dalam script ini kita hanya mengganti if elsenya dengan case menggunakan syarat yang sama, perlu diingat untuk menambahkan switch diatas case.
Program:
<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Jam Kerja = </td><td><input type="text" name="jam"></td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>
<?php
$jam=$_POST['jam'];
switch($jam)
{
case (<=48):
$gaji=2000*$jam;
echo "Jam Kerja Anda \t= $jam jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
default:
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=2000*$jam;
$gaji2=3000*($lembur); //3000 = gaji lembur
$gaji=$gaji1+$gaji2;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
}
?>
Hasil yang ditampilkan:
3. Pada contoh ini, kita mengingat kembali pada latihan sebelumnya dengan menambahkan pilihan untuk menentukan golongan saja. Hanya saja untuk pilihan golongan diubah dengan menggunakan switch dan untuk form pilihan nya menggunakan radiobutton.
Program:
<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Jam Kerja = </td><td><input type="text" name="jam"></td></tr>
<tr><td>Golongan Kerja = </td><td>
<input type="radio" name="gol" value="A">A
<input type="radio" name="gol" value="B">B
<input type="radio" name="gol" value="C">C
<input type="radio" name="gol" value="D">D
</td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>
<?php
$jam=$_POST['jam'];
//Gaji Golongan
switch($_POST['gol'])
{
case 'A': $gol=4000; break;
case 'B': $gol=5000; break;
case 'C': $gol=6000; break;
case 'D': $gol=7000; break;
default:$gol=0; break;
}
switch($jam)
{
case ($jam<=48):
$gaji=$gol*$jam;
echo "Jam Kerja Anda \t= $jam jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
default:
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=$gol*$jam;
$gaji2=3000*($lembur); //3000 = gaji lembur
$gaji=$gaji1+$gaji2;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
break;
}
?>
Hasilnya yang ditampilkan:
4. Untuk mengetahui berapa jumlah hari pada bulan saat ini dengan menggunakan switch.
Jadi di dalam case pada bulan itu diberikan echo untuk menuliskan berapa jumlah hari pada bulan itu.
Contoh nya yaitu bulan Maret.
Program:
<?php
$bln=date("M");
switch($bln)
{
case "Jan":
echo "Januari<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Feb":
echo "Febuari<br>";
echo "Jumlah Hari:28";
break;
case "Mar":
echo "Maret<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Apr":
echo "April<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "May":
echo "Mei<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Jun":
echo "Juni<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "Jul":
echo "Juli<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Aug":
echo "Agustus<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Sep":
echo "September<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "Oct":
echo "Oktober<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
case "Nov":
echo "November<br>";
echo "Jumlah Hari:30";
break;
case "Dec":
echo "Desember<br>";
echo "Jumlah Hari:31";
break;
}
?>
Hasil yang ditampilkan:

5. Pada penerapan ini, pertama kita membuat form untuk memilih luasan bangundatar apa yang ingin kita hitung. Lalu form itu akan menjalankan program lain yang dimana terdapat form untuk memasukkan ukuran dari bangun datar tersebut. Didalam program itu terdapat switch yang dimana akan memtukan rumus apa yang akan digunakan.
Program1:
<form method="POST" action="Menghitung.php">
<table>
<tr>
<td><input type="radio" name="pil" value="1">Bujur Sangkar</td>
<td><input type="radio" name="pil" value="2">Persegi Panjang</td>
</tr>
<tr>
<td><input type="radio" name="pil" value="3">Lingkaran</td>
<td><input type="radio" name="pil" value="4">Segitiga</td>
</tr>
</table>
<input type="submit" value="Pilih">
</form>
Program2:
<?php
$pil=$_POST['pil'];
echo "<form method='POST' action=''>";
echo "<table>";
echo "<tr>";
echo "<td>Bilangan 1</td>";
echo "<td>=<input type='text' name='b1'></td>";
echo "</tr>";
echo "<tr>";
echo "<td>Bilangan 2</td>";
echo "<td>=<input type='text' name='b2'></td>";
echo "</tr>";
echo "</table>";
echo "<input type='hidden' name='pil2' value='$pil'></td>";
echo "<input type='submit' value='Pilih'>";
echo "</form>";
$pil2=$_POST['pil2'];
$pil1=$pil2;
$b1=$_POST['b1'];
$b2=$_POST['b2'];
switch($pil2)
{
case 1: //bujur sangkar
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Tinggi<br>";
$jum=$b1*$b2;
echo "Panjang = $b1<br>";
echo "Tinggi = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 2: //Persegi Panjang
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Lebar<br>";
$jum=$b1*$b2;
echo "Panjang = $b1<br>";
echo "Lebar = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 3: //Lingkaran
echo "Bilangan 1 = Jari-jari<br>";
echo "Bilangan 2 = -<br>";
$jum=pow($b1,
echo "Jari-jari = $b1<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
case 4: //Segitiga
echo "Bilangan 1 = Panjang<br>";
echo "Bilangan 2 = Tinggi<br>";
$jum=$b1*$b2/2;
echo "Panjang = $b1<br>";
echo "Tinggi = $b2<br>";
echo "Luas = $jum<br>";
break;
default:
//echo "Belum Memasukan Pilihan";
break;
}
?>
<form method="POST" action="Combo_box.php">
<input type="submit" value="Kembali">
</form>


Bagaimana teman-teman?
Semoga bermanfaat yaaa untuk kita semua!
Wassalamualaikum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar