Hello Everyone!
Kali ini kita akan membahas tentang statement kontrol-IF.
Dalam dunia pemrograman umumnya, terdapat 2 jenis statement kontrol yaitu:
statement kontrol kondisional (bersyarat) dan statement kontrol perulangan (looping).
Statement kontrol kondisional adalah statement kontrol yang digunakan untuk
mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan. Dengan statement ini kita bisa mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan, yaitu ketika telah dipenuhinya suatu syarat tertentu.
Sedangkan statement kontrol perulangan digunakan untuk mengatur perintah yang dijalankan secara berulang-ulang.
Dalam dunia logika, istilah ‘terpenuhinya suatu syarat’ dapat dikatakan sebagai ‘syarat tersebut bernilai BENAR atau TRUE’.
Nah… bentuk pernyataan ‘jika… maka…’ pada contoh di atas dapat diadopsi dalam programming. Untuk menyatakan pernyataan tersebut dalam programming, khususnya PHP, kita bisa menggunakan statement kontrol IF
Adapun sintaks atau aturan penulisan IF nya adalah sebagai berikut:
if (syarat)
{
statement;
}
Catatan: Kata ‘if’ harus ditulis dalam huruf kecil semua.
Agar lebih jelas, mari kita simak pembahasan soal berikut ini:
1. Buatlah form untuk memasukkan bilangan yang menyatakan tahun. Setelah form tersebut disubmit, maka akan muncul apakah tahun tersebut termasuk tahun kabisat atau tidak. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.
Hasil yang ditampilkan:




2.
Karyawan honorer di perusahan XXX digaji berdasarkan jumlah jam kerjanya
selama satu minggu. Upah per jamnya adalah Rp. 2.000,-. Bila jumlah jam kerja selama satu minggunya lebih besar dari 48 jam, maka sisanya dianggap jam lembur dengan upah per jam lemburnya adalah Rp. 3.000,-
Buatlah form untuk memasukkan jumlah jam kerja selama satu minggu seorang
karyawan. Setelah form disubmit, maka akan tampil jumlah upah yang diterima karyawan tersebut. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.
Hasil yang ditampilkan:

3. Berat badan ideal ada kaitannya dengan tinggi badan seseorang. Untuk menentukan berat badan ideal rumusnya: tinggi badan – 100, lalu hasilnya dikurangi lagi dengan 10% dari hasil pengurangan pertama.
Berdasarkan keterangan tersebut, buatlah form yang digunakan untuk
mengisikan tinggi badan seseorang (cm) dan berat badannya (kg). Setelah diisi, apabila form diklik maka akan muncul keterangan “Berat badan Anda ideal” atau “Berat badan Anda tidak ideal”.
Berat badan seseorang dikatakan ideal apabila perbedaan berat badan orang
tersebut terhadap berat badan idealnya tidak lebih dari 2 kg. Bila perbedaan keduanya lebih dari 2 kg, maka berat badannya dikatakan tidak ideal.
Hasil tampilan:


4. Buatlah form untuk memasukkan usia seseorang (dalam tahun). Setelah form tersebut diisi dan kemudian disubmit, maka akan muncul keterangan apakah usia yang diisikan tersebut termasuk usia tua, dewasa, anak-anak, dan balita dengan kriteria sbb:
Usia Status
0 – 5 Balita
6 – 16 Anak-anak
17 – 50 Dewasa
> 50 Tua
Hasil yang ditampilkan:

5.Soal analog no. 2, namun dalam hal ini terdapat 4 jenis upah perjam nya
dibedakan berdasarkan golongan:
Golongan
A Upah perjam Rp. 4.000,-
B Upah perjam Rp. 5.000,-
C Upah perjam Rp. 6.000,-
D Upah perjam Rp. 7.500,-
Sedangkan upah lemburnya dihitung sama untuk setiap golongan, yaitu Rp.
3.000,- per jamnya.
Buatlah form untuk mengisikan jumlah jam kerja selama seminggu, dan juga
memilih golongan karyawannya (gunakan combo box). Apabila form tersebut disubmit maka akan muncul jumlah upah yang diperoleh karyawan.
Hasil yang ditampilkan:



Nah, kira-kira begitu teman-teman!
Semoga bermanfaat untuk kita semua ya!
Kali ini kita akan membahas tentang statement kontrol-IF.
Dalam dunia pemrograman umumnya, terdapat 2 jenis statement kontrol yaitu:
statement kontrol kondisional (bersyarat) dan statement kontrol perulangan (looping).
Statement kontrol kondisional adalah statement kontrol yang digunakan untuk
mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan. Dengan statement ini kita bisa mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan, yaitu ketika telah dipenuhinya suatu syarat tertentu.
Sedangkan statement kontrol perulangan digunakan untuk mengatur perintah yang dijalankan secara berulang-ulang.
Dalam dunia logika, istilah ‘terpenuhinya suatu syarat’ dapat dikatakan sebagai ‘syarat tersebut bernilai BENAR atau TRUE’.
Nah… bentuk pernyataan ‘jika… maka…’ pada contoh di atas dapat diadopsi dalam programming. Untuk menyatakan pernyataan tersebut dalam programming, khususnya PHP, kita bisa menggunakan statement kontrol IF
Adapun sintaks atau aturan penulisan IF nya adalah sebagai berikut:
if (syarat)
{
statement;
}
Catatan: Kata ‘if’ harus ditulis dalam huruf kecil semua.
Agar lebih jelas, mari kita simak pembahasan soal berikut ini:
1. Buatlah form untuk memasukkan bilangan yang menyatakan tahun. Setelah form tersebut disubmit, maka akan muncul apakah tahun tersebut termasuk tahun kabisat atau tidak. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.
<form method="POST"action="">
<table>
<td>Tahun</td><td>= <input type="text"name="tahun"></td>
</table>
<input type="submit"value="Cek">
<input type="reset"value="reset">
</form>
<?php
if($_POST['tahun']%4==0)
{
echo"Tahun $_POST[tahun] adalah tahun kabisat";
}
else
{
echo"Tahun $_POST[tahun] adalah bukan tahun kabisat";
}
?>
Hasil yang ditampilkan:




2.
Karyawan honorer di perusahan XXX digaji berdasarkan jumlah jam kerjanya
selama satu minggu. Upah per jamnya adalah Rp. 2.000,-. Bila jumlah jam kerja selama satu minggunya lebih besar dari 48 jam, maka sisanya dianggap jam lembur dengan upah per jam lemburnya adalah Rp. 3.000,-
Buatlah form untuk memasukkan jumlah jam kerja selama satu minggu seorang
karyawan. Setelah form disubmit, maka akan tampil jumlah upah yang diterima karyawan tersebut. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.
<form method="POST" action="">
Jumlah Jam Kerja = <input type="text" name="jam">
<input type="submit" value="kirim">
</form>
<?php
$jam=$_POST['jam'];
if ($jam <= 48)
{
$gaji=2000*$jam;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
}
else
{
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=2000*$jam;
$gaji2=3000*($lembur);
$gaji=$gaji1+$gaji2;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
}
?>
Hasil yang ditampilkan:

3. Berat badan ideal ada kaitannya dengan tinggi badan seseorang. Untuk menentukan berat badan ideal rumusnya: tinggi badan – 100, lalu hasilnya dikurangi lagi dengan 10% dari hasil pengurangan pertama.
Berdasarkan keterangan tersebut, buatlah form yang digunakan untuk
mengisikan tinggi badan seseorang (cm) dan berat badannya (kg). Setelah diisi, apabila form diklik maka akan muncul keterangan “Berat badan Anda ideal” atau “Berat badan Anda tidak ideal”.
Berat badan seseorang dikatakan ideal apabila perbedaan berat badan orang
tersebut terhadap berat badan idealnya tidak lebih dari 2 kg. Bila perbedaan keduanya lebih dari 2 kg, maka berat badannya dikatakan tidak ideal.
<form method="POST" action="">
<table>
<tr>
<td>Berat Badan</td>
<td><input type="text" name="berat"></td>
</tr>
<tr>
<td>Tinggi Badan</td>
<td><input type="text" name="tinggi"></td>
</tr>
</table>
<input type="submit" value="Cek">
</form>
<?php
$berat=$_POST['berat'];
$tinggi=$_POST['tinggi'];
echo "Berat Badan Anda \t: $berat<br>";
echo "Tinggi Badan Anda \t:$tinggi<br><br>";
$tinggi=($tinggi-100)*0.9;
if(($tinggi >= $berat+2)||($tinggi <= $berat-2))
{
echo "Berat Badan Anda Tidak Ideal";
}
else
{
echo "Berat Badan Anda Ideal";
}
?>
Hasil tampilan:


4. Buatlah form untuk memasukkan usia seseorang (dalam tahun). Setelah form tersebut diisi dan kemudian disubmit, maka akan muncul keterangan apakah usia yang diisikan tersebut termasuk usia tua, dewasa, anak-anak, dan balita dengan kriteria sbb:
Usia Status
0 – 5 Balita
6 – 16 Anak-anak
17 – 50 Dewasa
> 50 Tua
<form method="POST" action="">
<table>
<tr>
<td>Usia</td>
<td><input type="text" name="usia"></td>
</tr>
</table>
<input type="submit" value="Cek">
</form>
<?php
$usia=$_POST['usia]'];
echo "Usia Anda \t:$usia<br><br>";
if (($usia <= 5) && ($usia >= 0))
{
echo "Anda Tergolong Balita";
}
else if (($usia <= 16) && ($usia >= 6))
{
echo "Anda Tergolong Anak-anak";
}
else if (($usia <= 50) && ($usia >= 17))
{
echo "Anda Tergolong Dewasa";
}
else if ($usia > 50)
{
echo "Anda Tergolong Tua";
}
?>
Hasil yang ditampilkan:

5.Soal analog no. 2, namun dalam hal ini terdapat 4 jenis upah perjam nya
dibedakan berdasarkan golongan:
Golongan
A Upah perjam Rp. 4.000,-
B Upah perjam Rp. 5.000,-
C Upah perjam Rp. 6.000,-
D Upah perjam Rp. 7.500,-
Sedangkan upah lemburnya dihitung sama untuk setiap golongan, yaitu Rp.
3.000,- per jamnya.
Buatlah form untuk mengisikan jumlah jam kerja selama seminggu, dan juga
memilih golongan karyawannya (gunakan combo box). Apabila form tersebut disubmit maka akan muncul jumlah upah yang diperoleh karyawan.
<form method="POST" action="">
<table>
<tr><td>Jumlah Jam Kerja = </td><td><input type="text" name="jam"></td></tr>
<tr><td>Tingkatan Kerja = </td><td><select name="gol">
<option value="A">A</option>
<option value="B">B</option>
<option value="C">C</option>
<option value="D">D</option>
</td></tr>
<tr><td><input type="submit" value="kirim"></td></tr>
</table>
</form>
<?php
$jam=$_POST['jam'];
//Gaji Golongan
if($_POST['gol'] == 'A')
{$gol=4000;}
else if($_POST['gol'] == 'B')
{$gol=5000;}
else if($_POST['gol'] == 'C')
{$gol=6000;}
else if($_POST['gol'] == 'D')
{$gol=7000;}
if ($jam <= 48)
{
$gaji=$gol*$jam;
echo "Jam Kerja Anda \t= $jam jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
}
else
{
$lembur=$jam-48;
$jam=$jam-$lembur;
$gaji1=$gol*$jam;
$gaji2=3000*($lembur); //3000 = gaji lembur
$gaji=$gaji1+$gaji2;
echo "Jam Kerja Anda = $jam jam<br>";
echo "Jam Lembur Anda = $lembur jam<br>";
echo "Golongan Kerja Anda \t = $_POST[gol]<br>";
echo "Gaji Anda adalah =\t Rp.$gaji";
}
?>
Hasil yang ditampilkan:



Nah, kira-kira begitu teman-teman!
Semoga bermanfaat untuk kita semua ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar